Pemanfaatan Daun Turi (Sesbania Grandiflora) hasil Fermentasi Dalam Pakan Buatan Terhadap Pertumbuhan Benih Ikan Baung (Hemibagrus Nemurus)

Puspita Dewi (1104135736)
Dibawah bimbingan Ir. Adelina, M.Si dan Dr. Indra Suharman, S.Pi, M.Sc.

Ikan baung (Hemibagrus nemurus) di Asia Tenggara merupakan ikan konsumsi yang bernilai ekonomis tinggi sehingga penting untuk dibudidayakan. Tekstur dagingnya  lembut, bewarna putih, tebal tanpa duri halus dan sangat digemari masyarakat. Ikan baung (Hemibagrus nemurus) merupakan jenis ikan perairan umum yang memiliki nilai ekonomis penting baik dalam keadaan segar maupun dalam bentuk olahan sehingga sangat berpotensi untuk dikembangkan sebagai ikan budidaya.

Ikan Baung
Ikan Baung

Penelitian ini telah dilaksanakan pada tanggal  1 April – 26 Mei 2015 yang bertempat di Kolam Percobaan dan  Laboratorium Nutrisi Ikan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Riau, Pekanbaru, Riau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon benih ikan baung (Hemibagrus nemurus) terhadap pakan yang mengandung daun turi hasil fermentasi untuk memacu pertumbuhan dan efisiensi pakan, serta untuk mengetahui persentase pemberian fermentasi daun turi terbaik untuk pertumbuhan maksimal benih ikan baung (Hemibagrus nemurus). Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi tentang formulasi pakan dengan menggunakan hijauan seperti daun turi yang difermentasi sebagai bahan baku pakan buatan dan pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan efisiensi pakan benih ikan baung (Hemibagrus nemurus).

(A) Daun Turi, (B) Hasil fermentasi daun turi
(A) Daun Turi, (B) Hasil fermentasi daun turi

 

Ikan  uji yang digunakan adalah benih ikan baung (Hemibagrus nemurus) yang berukuran 5 – 8 cm dengan berat 4-5 g sedangkan wadah yang digunakan adalah keramba dengan ukuran 1x1x1 m. Setiap wadah diisi benih baung sebanyak 20 ekor/wadah. Benih ikan ini diperoleh dari hasil pemijahan di desa Sungai Paku, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.  Pakan percobaan terdiri dari 5 perlakuan yaitu penggunaan tepung daun turi hasil fermentasi dalam pakan buatan sebanyak 0, 5, 10, 15 dan 20% dengan kadar protein pakan 35%.

(A) Pembuatan Pakan, (B) Pakan Daun Turi Terermentasi
(A) Pembuatan Pakan, (B) Pakan Daun Turi Terermentasi

Gambar 3. (A) Pembuatan Pakan, (B) Pakan Daun Turi Terermentasi

Hasil penelitian selama 56 hari diperoleh respon benih ikan baung terhadap pakan yang mengandung daun turi fermentasi yang diberikan cukup baik dilihat dari pertambahan bobot rata-rata benih ikan baung setiap periodenya. Penggunaan daun turi terfermentasi yang diformulasikan dalam pakan sebanyak 10%, menghasilkan pertumbuhan benih ikan baung terbaik yaitu efisiensi pakan 24,46%, retensi protein 10,98% dan laju pertumbuhan spesifik 2,02%.