Pengaruh Pemberian Vitamin E Pada Pakan Dengan Dosis Berbeda Terhadap Kematangan Gonad Ikan Betok (Anabas Testudineus Bloch)

Oleh : NOPRI BANGUN HARAHAP (1004121868)
Dosen  Pembimbingan :
Dr. Ir. Netti Aryani, MS
Ir. Hamdan Alawai, M.Sc

            Ikan betok merupakan jenis blackwater fish, yaitu ikan yang memiliki ketahanan terhadap tekanan lingkungan dan termasuk jenis ikan lokal air tawar Indonesia yang banyak tersebar di beberapa perairan umum di pulau Kalimantan, Sumatera dan Jawa. Di daerah Riau ikan betok belum banyak dibudidayakan. Salah satu kendalanya adalah belum adanya benih untuk menunjang kegiatan tersebut. Permasalahan yang ingin diatasi adalah melakukan pematangan ikan betok secara terkontrol sehingga benih dapat diperoleh secara optimal. Agar  pematangan induk ikan betok  dapat berhasil dengan baik, diperlukan pemberian pakan dengan kadar  nutrisi yang baik pula seperti  protein, lemak, karbohidrat dan vitamin.  Salah satu vitamin yang dapat mempercepat pematangan gonad ikan  adalah vitamin E.

Seleksi Calon Induk dan Penambahan Vitamin E Pada Pakan
Seleksi Calon Induk dan Penambahan Vitamin E Pada Pakan

Penelitian telah dilaksanakan pada bulan September sampai Nopember 2014 yang bertempat di laboratorium Pembenihan dan Pemuliaan Ikan (PPI) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Riau. Tujuan dari penelitian ini adalah   untuk mengetahui dosis Vitamin E yang optimal dalam pakan untuk pematangan gonad yang meliputi jumlah ikan uji matang gonad, Indeks Kematangan Gonad (IKG), fekunditas dan diameter telur ikan betok yang dipelihara dalam lingkungan terkontrol.

Adapun bahan yang digunakan pada penelitian ini adalah ikan betok betina sebanyak 72 ekor dengan ukuran 8-10 cm dan berat 10-14 g, bak fiber sebanyak 12 unit, pelet FF-999 dan natur E sebagai sumber vitamin E. Metode penelitian  menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan tiga kali ulangan. Sebagai perlakuan adalah vitamin E (Alfa tokoperol) berbentuk cairan yang ditambahkan kedalam  pakan uji masing-masing P0 = vitamin E 0 mg/kg pakan (kontrol), P1 = vitamin E 150 mg/kg pakan, P2 = vitamin E 300 mg/kg pakan dan P3 = vitamin E 450 mg/kg pakan. Pemeliharaan dilakukan selama 56 hari dengan pemberian pakan secara adlibitum.

Hasil Sampling Pada Tiap Perlakuan
Hasil Sampling Pada Tiap Perlakuan

Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perlakuan terbaik adalah perlakuan P2 (pakan + Vitamin E 300mg/kg pakan) dengan jumlah ikan uji yang matang gonad (TKG IV) sebanyak  14 ekor (77,78%), Indeks Kematangan Gonad 9,232 %, fekunditas sebesar 4.010 butir dan diameter telur 0,698 mm. Adapun hasil pengukuran kualitas air selama penelitian adalah suhu 26-280C, pH 5-6 dan oksigen terlarut 4-5 ppm.

Induk dan Gonad Ikan Betok TKG IV (Matang Gonad)
Induk dan Gonad Ikan Betok TKG IV (Matang Gonad)