Sensitivitas Bakteri Probiotik Bacillus Sp. Yang Diisolasi Dari Usus Udang Galah (Macrobrachium Rosenbergii, De Man) Terhadap Bakteri Aeromonas Hydrophila

Oleh: Wiwik Yuliana (1104135418)
Dosen Pembimbing: Dr. Dra. Hj. Iesje Lukistyowati, MS dan Nur Asiah, S.Pi. M.Si.

 MAS (Motile Aeromonas Septicemia) atau penyakit bercak merah yang disebabkan oleh bakteri Aeromonas hydrophila yang bersifat patogen oportunistik, yang dapat menimbulkan penyakit  bila ikan dalam kondisi stres dan  dapat mengakibatkan kematian ikan yang tinggi hingga mencapai 80-100% dalam kurun waktu 1-2 minggu. Usaha yang dilakukan untuk mengatasi kematian menggunakan antibiotik atau bahan kimia lain yang berlebihan dalam dapat mengakibatkan residu dan resisten terhadap antibiotik serta dapat memusnahkan bakteri yang menguntungkan, untuk itu perlu dilakukan alternatif penanggulangan penyakit MAS yang efektif dan aman yaitu, dengan pemberian probiotik. Melihat banyaknya keuntungan dari probiotik tersebut, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian terhadap bakteri probiotik strain Riau isolat F, G, J dan K yang diisolasi dari udang galah, untuk mengetahui kemampuan daya hambat atau membunuh bakteri A. hydrophila yang biasa diketahui mampu merusak dinding sel pada ikan budi daya dan untuk mengetahui nilai Minimum Inhibitory Concentration (MIC) dan Minimum Bactericidal Concentration (MBC).

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September-November 2014 di Laboratorium Mikrobiologi Laut Jurusan Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Riau. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan daya hambat bakteri probiotik strain Riau yang diisolasi dari udang galah terhadap A. hydrophila dan untuk mengetahui nilai MIC dan MBC.

Penggerusan Usus Udang Galah
Penggerusan Usus Udang Galah

Bakteri probiotik Bacillus sp. strain Riau yang digunakan berasal dari udang galah yang terdiri dari isolat F, G, J dan K. Bakteri yang diperoleh diisolasi dan diremajakan  ke media (NA) pada larutan PBS pH 4 dan diinkubasi selama 24 jam pada suhu 27ºC.

 

Peremajaan Bakteri pada Media Padat
Peremajaan Bakteri pada Media Padat

Bakteri yang diremajakan diisolasi pada larutan PBS pH 4 sebanyak 500 µL selama 1 jam, selanjutnya diisolasi ke dalam 5 mL media NB, kemudian diinkubasi selama 24 jam dengan suhu 27oC.

Isolasi pada Media Cair
Isolasi pada Media Cair

Uji sensitivitas bakteri dengan metode cakram dilakukan dengan menggunakan kertas cakram berdiameter 6 mm dengan dosis A. hydrophila sebanyak 100 µL, probiotik isolat F, G, J, K sebanyak 50 µL. Penghitungan jumlah koloni bakteri dengan metode pengenceran/Tube Dillution Test yaitu, pengenceran probiotik 10-2, 10-4, 10-6 dan 10-8 sedangkan bakteri A. hydrophila yang digunakan yaitu 108 CFU/mL.

Pengukuran Sensitifitas Bakteri
Pengukuran Sensitifitas Bakteri

Bakteri probiotik Bacillus sp. strain Riau yang diisolasi dari udang galah (Macrobrachium rosenbergii, de Man) memiliki sensitivitas menghambat pertumbuhan bakteri A. hydrophila dengan ukuran daya hambat terbaik terdapat pada isolat K, yaitu sebesar 13,8 mm dan yang terkecil terdapat pada isolat G dengan daya hambat sebesar 7,6 mm. Nilai MIC dari keempat isolat terdapat pada pengenceran 10-8 dan nilai MBC pada pengenceran 10-4.